MODEL KEMATIAN IBU PROVINSI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN REGRESI POISSON TERBOBOTI GEOGRAFIS

Febitri Wahyu Rizki Fadilah, Sri Sulistijowati Handajani, Etik Zukhronah

Abstract


Angka kematian ibu di Indonesia masih berada di atas target yang ditetapkan pada Millenium Development Goals (MDGs). Kematian ibu yang dimaksud adalah kematian selama kehamilan atau dalam 42 hari setelah berakhirnya kehamilan. Provinsi Jawa Tengah termasuk dalam lima provinsi di Indonesia dengan kasus kematian ibu tertinggi. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data kematian ibu pada tahun 2017 yang berupa count data, sehingga analisis yang digunakan adalah model regresi Poisson. Pada regresi Poisson terkadang muncul kasus overdispersi. Regresi binomial negatif dapat digunakan untuk mengatasi kasus overdispersi pada regresi Poisson. Tujuan penelitian ini adalah memodelkan banyak kematian ibu untuk masing-masing wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah. Dengan memerhatikan efek heterogenitas spasial, dilakukan pemodelan kematian ibu menggunakan regresi Poisson terboboti geografis. Hasil penelitian ini mendapatkan model terbaik untuk banyak kematian ibu di Jawa Tengah adalah model regresi Poisson terboboti geografis dengan empat variabel yang berpengaruh secara spasial. Empat variabel tersebut adalah persentase kunjungan pertama ibu hamil (K1), persentase rumah yang melakukan program hidup bersih dan sehat, persentase ibu mendapat pelayanan nifas, serta banyak puskesmas.

Kata kunci : count data, kematian ibu, Poisson terboboti geografis, spasial.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2621-0584
p-ISSN: 2407-9189