PENGARUH INDUSTRI TERHADAP KETIMPANGAN ANTARDAERAH DI JAWA TENGAH

Krismanti Tri Wahyuni

Abstract


Pembahasan mengenai ketimpangan tidak akan habis selama pembangunan dilaksanakan karena pemerataan pembangunan antardaerah menjadi salah satu ciri pembangunan yang diharapkan. Perubahan struktur perekonomian dari sektor alam kepada sektor manufaktur telah menyebabkan lapangan usaha di Jawa Tengah didominasi oleh kegiatan industri.Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan ketimpangan antardaerah di Jawa Tengah yang diukur dengan Indeks Bonet. Metode analisis yang digunakan adalah data panel dengan fixed effect modeldan metodeestimasi Seemingly Unrelated Regression (SUR) karena setiap daerah mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dan sumber daya yang unik setiap daerah. Berdasarkan model yang terpilih, dapat dibuktikan bahwa peningkatan sektor industri berpengaruh signifikan meningkatkan ketimpangan antardaerah.Demikian juga nilai ekspor neto, penerimaan daerah selain pajak dan kondisi demografi baik jumlah penduduk maupun rata-rata lama sekolah.Sementara itu infrastruktur kesehatan dan restoran serta peningkatan sektor pertanian yang berpengaruh signifikan menurunkan Indeks Bonet.Walaupun sektor industri mendominasi perekonomian Jawa Tengah, namun peningkatan sektor ini tidak dapat dipisahkan dari peranan sektor pertanian untuk menghasilkan pembangunan ekonomi yang berkualitas.

 

Keywords: ketimpangan antardaerah, indeks bonet, industri, pertanian, data panel.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN. 2459-962X

Prosiding Sendika

Publisher: Department of Mathematics Education Universitas Muhammadiyah Purworejo


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.