Sains dan Teknologi untuk Anak: Kincir Lampion sebagai Media Pembelajaran IPAS SD Berbasis PJBL dan STEAM
Abstract
Dalam artikel ini, kita akan membahas inovasi sederhana namun efektif dalam bentuk lentera. Ini menyerupai kincir lampion dengan teknologi lentera yang efisien berbentuk cahaya, memungkinkan alat ini memberikan pencahayaan yang cukup untuk tujuan eksternal seperti jalan dan pekarangan desa. Tidak hanya lentera murah dan mudah dibuat, tetapi mereka juga menggunakan energi terbarukan daur ulang, yang mendukung prinsipprinsip keberlanjutan. Tujuan penelitian ini adalah sebagai bentuk cara alternatif yang dipilih untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di lingkungan. Dalam hal ini, Kincir Lampion adalah salah satu penerangan alternatif ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk menjadi solusi. Selain itu, dalam pembuatan kincir lampion ini mengenalkan materi IPAS
tentang energi panas dapat mengubah menjadi energi gerak dengan mengenalkan dan menerapkan metode pembelajaran STEAM kepada peserta didik. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Kualitatif Deskriptif, selanjutnya peneliti menjabarkan mengenai hasil dan penerapan pembelajaran berbasis STEAM yang dipadukan dengan metode pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas IV SD Muhammadiyah Bruno yang mengikuti pembelajaran IPAS. Penerapan gabungan metode ini dinilai efektif dalam membangun pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode PjBL dan pendekatan STEAM mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman konsep IPAS secara holistik.
TRANSLATE with x English ArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster Portal Back
tentang energi panas dapat mengubah menjadi energi gerak dengan mengenalkan dan menerapkan metode pembelajaran STEAM kepada peserta didik. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Kualitatif Deskriptif, selanjutnya peneliti menjabarkan mengenai hasil dan penerapan pembelajaran berbasis STEAM yang dipadukan dengan metode pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas IV SD Muhammadiyah Bruno yang mengikuti pembelajaran IPAS. Penerapan gabungan metode ini dinilai efektif dalam membangun pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode PjBL dan pendekatan STEAM mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman konsep IPAS secara holistik.
TRANSLATE with x English ArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster Portal Back
Refbacks
- There are currently no refbacks.
