Sumur Timba Mini: Belajar Gaya Tarik Lewat Karya Sendiri

Priska Dwi Astuti, Nur Ngazizah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa sekolah dasar mengenai konsep gaya tarik melalui kegiatan pembuatan sumur timba mini. Proses pembelajaran dilakukan dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art,
and Mathematics) serta menggunakan model Project-Based Learning (PjBL), yang menggabungkan ilmu pengetahuan dengan keterampilan kreatif dan kolaboratif. Dalam proyek ini, siswa merancang dan membangun sumur timba sederhana dengan memanfaatkan bahanbahan daur ulang, seperti botol plastik, tali, dan kayu. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, meliputi pengenalan konsep gaya tarik, perencanaan proyek, pembuatan model, pengujian fungsi, serta refleksi terhadap hasil karya yang telah dibuat. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, dan evaluasi produk, serta tes pemahamankonsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami konsep gaya tarik
setelah mereka membuat dan mengamati cara kerja sumur timba mini secara langsung. Selain itu, keterlibatan dalam proyek ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi dalam
kelompok, dan menunjukkan kreativitas dalam mengatasi berbagai masalah teknis. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan antusiasme belajar siswa serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap karya yang mereka hasilkan. Dengan demikian, pembelajaran melalui proyek pembuatan sumur timba mini terbukti efektif sebagai media untuk memahami konsep gaya dengan cara yang konkret dan menyenangkan.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.