Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Ziarah Kubur Syekh Al-Wasil Syamsuddin Setonogedong Kota Kediri
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam kegiatan ziarah makam Syekh Al-Wasil Syamsuddin Setonogedong, Kota Kediri. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan yang berpartisipasi dalam pengumpulan data ini adalah Juru Kunci makam Syekh Al-Wasil Syamsudin Setonogedong Kota Kediri. Dari hasil penelitian, disimpulkan Syekh Al-Wasil
Syamsuddin adalah nilai etika, religius, sosial, dan budaya. Nilai etika berupa: meningkatkan keimanan kepada Allah SWT; menumbuhkan rasa ikhlas ketika berdo’a; menumbuhkan sikap tawakal dan sabar. Nilai religious berupa: memohonkan ampunan bagi mayat; mengingatkan akan kematian dan kehidupan di akhirat; menyadarkan manusia sebagai makhluk yang lemah; menghindarkan diri dari cinta dunia yang berlebihan; membaca ayat-ayat Al-Qur'an. Nilai sosial berupa: menghargai jasa-jasa yang telah meninggal; memintakan pengampunan atas dosa-dosa si mayit pada Allah melalui do’a. Nilai budaya dalam bentuk akulturasi agama dan kearifan lokal berupa nilai silaturahmi, gotong royong dan kebersamaan.
Syamsuddin adalah nilai etika, religius, sosial, dan budaya. Nilai etika berupa: meningkatkan keimanan kepada Allah SWT; menumbuhkan rasa ikhlas ketika berdo’a; menumbuhkan sikap tawakal dan sabar. Nilai religious berupa: memohonkan ampunan bagi mayat; mengingatkan akan kematian dan kehidupan di akhirat; menyadarkan manusia sebagai makhluk yang lemah; menghindarkan diri dari cinta dunia yang berlebihan; membaca ayat-ayat Al-Qur'an. Nilai sosial berupa: menghargai jasa-jasa yang telah meninggal; memintakan pengampunan atas dosa-dosa si mayit pada Allah melalui do’a. Nilai budaya dalam bentuk akulturasi agama dan kearifan lokal berupa nilai silaturahmi, gotong royong dan kebersamaan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
