Pengalaman Peserta didik Membuat Model Tata Surya 3D di Kelas V SDTQ Nuruul Wahid
Abstract
Pembelajaran sains yang aktif dan melibatkan peserta didik secara langsung memiliki peran penting dalam menumbuhkan pemahaman konsep mendalam dan minat terhadap ilmu pengetahuan. Penelitian memiliki tujuan mengeksplorasi pengalaman peserta didik kelas V
SDTQ Nuruul Wahid dalam proyek pembuatan model Planet Tata Surya 3D, sebuah kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman tentang astronomi. Melalui pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengamati peserta didik dalam setiap tahapan proyek, mulai dari perumusan pertanyaan (ask), menghasilkan ide (imagine), perencanaan (plan), pembuatan model (create), evaluasi dan perbaikan (improve),
diskusi hasil, hingga presentasi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan peserta didik, analisis, dan catatan lapangan. Analisis tematik data mengungkapkan bahwa
peserta didik menunjukkan tingkat keterlibatan tinggi di setiap tahap proyek, mengembangkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, kemampuan berfikir kritis dan komunikasi. Mereka juga
menghadapi tantangan teknis dan manajemen waktu yang menjadi bagian dari proses pembelajaran. Kegiatan ini menjelaskan perlunya integrasi metode pembelajaran serupa dalam pembelajaran sains untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan bagi peserta didik.
SDTQ Nuruul Wahid dalam proyek pembuatan model Planet Tata Surya 3D, sebuah kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman tentang astronomi. Melalui pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengamati peserta didik dalam setiap tahapan proyek, mulai dari perumusan pertanyaan (ask), menghasilkan ide (imagine), perencanaan (plan), pembuatan model (create), evaluasi dan perbaikan (improve),
diskusi hasil, hingga presentasi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan peserta didik, analisis, dan catatan lapangan. Analisis tematik data mengungkapkan bahwa
peserta didik menunjukkan tingkat keterlibatan tinggi di setiap tahap proyek, mengembangkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, kemampuan berfikir kritis dan komunikasi. Mereka juga
menghadapi tantangan teknis dan manajemen waktu yang menjadi bagian dari proses pembelajaran. Kegiatan ini menjelaskan perlunya integrasi metode pembelajaran serupa dalam pembelajaran sains untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan bagi peserta didik.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
