Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Proyek Kincir Angin Berbasis STEAM

Femi Clarissa Rahma, Vicky Agustin Surakhman, Nur Ngazizah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui proyek kincir angin berbasis kerangka kerja STEAM (Sains, Teknologi ,Teknik , Seni , dan Matematika ). Penelitian ini dilakukan di kelas tiga SD Muhammadiyah
Bruno menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi ,analisis proyek dan dokumentasi. Hasil penelitian selama proses pembelajaran menunjukkan bahwa siswa yang aktif menunjukkan
kemampuan berpikir kritis lebih tinggi, termasuk dalam menganalisis masalah dan mengevaluasi hasil proyek.Proyek kincir angin dirancang untuk melibatkan siswa secara aktif dalam merancang dan membuat model kincir angin sederhana sebagai penerapan konsep energi Angin dari udara. Dengan mempraktekkan pembuatan kincir angin, siswa dapat melihat secara nyata penerapan konsep energi angin, yang membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami, respon positif dan mendapatkan dukungan penuh dari guru. proyek ini juga meningkatkan kreativitas siswa dan kerja sama tim di dalam kelompok. Melalui penerapan model pembelajaran kontekstual, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan. Model ini dapat mengembangkan keterampilan abad ke-21, terutama kemampuan berpikir kritis sejak usia sekolah dasar.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.