Analisis Terhadap Proses Berpikir Kritis Peserta Didik melalui Eksperimen Model Gerhana Berbasis STEAM
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran berbasis STEAM dengan model PJBL melalui eksperimen gerhana matahari dan bulan di kelas V SDTQ Nuurul Waahid alasan peneliti melakukan penelitian ini dikarenakan
masih banyak peserta didik yang kesulitan dalam memahami peristiwa gerhana secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 19 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa eksperimen gerhana mampu menstimulasi proses berpikir kritis peserta didik melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan data, menalar, dan mengomunikasikan. Meskipun terdapat keterbatasan dari segi respon verbal, peserta didik
menunjukkan keaktifan dan pemahaman melalui gestur dan tindakan selama proses eksperimen. Proyek ini juga mendorong kolaborasi dan keterlibatan emosional yang tinggi, memperlihatkan bahwa pendekatan STEAM dapat mengakomodasi kebutuhan individual serta
mengembangkan kecakapan berpikir tingkat tinggi secara ontekstual.
masih banyak peserta didik yang kesulitan dalam memahami peristiwa gerhana secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 19 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa eksperimen gerhana mampu menstimulasi proses berpikir kritis peserta didik melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan data, menalar, dan mengomunikasikan. Meskipun terdapat keterbatasan dari segi respon verbal, peserta didik
menunjukkan keaktifan dan pemahaman melalui gestur dan tindakan selama proses eksperimen. Proyek ini juga mendorong kolaborasi dan keterlibatan emosional yang tinggi, memperlihatkan bahwa pendekatan STEAM dapat mengakomodasi kebutuhan individual serta
mengembangkan kecakapan berpikir tingkat tinggi secara ontekstual.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
