Belajar STEAM sambil Bermain Parasut pada Gaya Gravitasi Bumi

Nurlita Risma Adilah, Nur Ngazizah

Abstract


Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) merupakan inovasi yang dapat diterapkan di berbagai jenjang pendidikan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pembelajaran STEAM berbasis Project-Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa kelas 4 SD Muhammadiyah Kutoarjo, Purworejo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan STEAM secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 56 tahun. Anak mampu mengidentifikasi media, menjelaskan hasil eksperimen, memahami proses dan perubahan, membandingkan hasil, serta menyimpulkan eksperimen. Pembelajaran STEAM mendorong anak untuk aktif bertanya, mengamati, dan menyelidiki dunia di sekitarnya. Pendekatan ini juga terbukti mengintegrasikan hard skill dan soft skill yang dibutuhkan dalam era abad ke- 21, seperti komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, STEAM dapat menjadi pendekatan yang relevan untuk pendidikan sejak dini agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.