Pembelajaran STEAM Asyik dan Ramah Lingkungan dengan Kincir Air Barang Tak Terpakai
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam materi perubahan energi guna mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian dilaksanakan di kelas IV A SD Muhammadiyah Kutoarjo, Purworejo. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model PjBL memberikan ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran serta mendorong penguatan kemampuan berpikir kritis selama proses berlangsung. Pendekatan STEAM menjadikan kegiatan belajar lebih menarik dan bermakna, dengan menekankan integrasi lintas disiplin ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek melalui pendekatan STEAM mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam praktiknya, proyek kincir air menjadi media untuk mengaitkan konsep-konsep Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika secara kontekstual. Melalui penggunaan alat sederhana seperti penggaris, cutter, pensil, dan gunting, siswa terlibat langsung dalam eksplorasi dan pembuatan baling-baling kincir. Selain itu, pendekatan ini juga mendukung pengembangan keterampilan abad 21, yaitu 4C: communication, collaboration, critical thinking, dan creativity.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
