Pembelajaran Berbasis Steam dengan Alat Induksi Elektromagnetik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali proses pembelajaran dan pemahaman murid kelas 5 SD terhadap konsep dasar energi listrik melalui kegiatan membuat alat induksi elektromagnetik sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan melibatkan murid secara aktif dalam membuat alat peraga sederhana menggunakan bahan yang mudah ditemukan, seperti kawat tembaga, paku besi, dan batu baterai besar, serta ada beberapa bahan lain seperti peniti, klip kertas, jarum yang berbahan logam agar benda tersebut dapat ditarik oleh magnet, kemudian ada beberapa bahan lagi tujuannya sebagai pembanding misalnya kertas, daun, plastik dan karet, karena benda-benda tersebut tidak dapat ditarik oleh magnet jadi untuk hasil akhirnya akan terlihat sebagai pembanding mana benda yang dapat ditarik oleh magnet dan yang tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid lebih antusias dan termotivasi saat terlibat langsung dalam eksperimen, dibandingkan dengan pembelajaran konvensional yang bersifat teoritis. Observasi juga mengungkap bahwa sebagian besar murid mampu memahami bahwa energi listrik dapat dihasilkan dari gerakan magnet melalui proses induksi elektromagnetik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung melalui eksperimen sederhana dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar murid terhadap sains, serta menjadikan proses belajar lebih menyenangkan dan bermakna.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
