Pengaruh STEAM untuk Meningkatkan Critical Thinking And Problem Solving dengan Eksperimen Termometer Sederhana

Vira Fitria Ningsih, Nur Ngazizah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan perbedaan terhadap kemampuan critical thingking and problem solving atau kemampuan berfikir tingkat tinggi pada siswa terhadap pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematic) dengan menggunakan model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) yang diterapkan menggunakan eksperimen termometer sederhana pada siswa kelas V SD Muhammadiya Kutoarjo. Kecakapan abad 21 yang mencakup berfikir kritis, kreativitas, kolaborasi dan komunikasi pada siswa yang dirasa kurang menjadi latar belakang penelitian ini. Metode penelitian merupakan kualitatif dengan proses pengumpulan data yakni observasi, eksperimen, dokumentasi serta post test yang diberikan dalam bentuk LKPD. Pembelajaran menggunakan pendekatan STEAM dirasa lebih menarik dan cocok digunakan pada abad sekarang. Hal ini dibuktikan dengan hasil dari penelitian yang menunjukan siswa mampu dan dapat dengan antusisas mengikuti pembelajaran dengan melibatkan proyek termometer yang dibuat secara sederhana dengan menggunakan barang bekas yang dalam prosesnya membuat siswa mampu menganalisis hasil dari proses yang pembuatannya. Beberapa siswa mampu menyelesaikan proyek dan berhasil, namun ada juga siswa yang belum berhasil melakukan uji pada termometer. Eksperimen mereka yang tidak berhasil justru membuat mereka penasaran dengan beberapa faktor penyebabnya, maka dari itu penulis menyimpulkan melalui pembelajaran STEAM berbasis projek atau eksperimen ternyata dinilai mampu untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis para siswa.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.