Pengaruh Proyek Robot Sapu Terintegrasi STEAM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

Aprillia Anggi Midiantini, Erika Safitri, Nur Ngazizah

Abstract


Di SD Muhammadiyah Bruno, dalam proses belajar mengajar menggunakan media ajar masih terbilang jarang dilakukan khususnya media yang terintegrasi STEAM. Perkembangan teknologi dan Pendidikan terintegrasi telah melahirkan inovasi dalam bentuk robot sapu sederhana yang berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Robot ini dirancang untuk tidak hanya membersihkan lantai secara otomatis, tetapi juga menjadi media pembelajaran interdisipliner yang memadukan konsep sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika. Pada penelitian ini penulis membuat proyek berupa robot sapu otomatis yang terbuat dari bahan-bahan sederhana dan mudah didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan robot sapu yang dapat beroperasi secara otonom dengan memanfaatkan dinamo untuk pengendali utama. Selain itu, aspek seni diintegrasikan dalam desain user-friendly. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan 2 kali pengukuran yaitu sebelum perlakuan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest) dengan soal yang berbeda. Sampel dalam penelitian berjumlah dua siswa kelas IV. Hasil tes yang terkumpul dilakukan uji paired sample t test, menghasilkan nilai 0,09 (>0,05), artinya tidak ada perbedaan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan model Project Based Learning terintegrasi pendekatan STEAM tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Muhammadiyah Bruno.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.