TELAAH KEBUTUHAN E-LKPD ARITMETIKA SOSIAL BERPENDEKATAN RME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

Hanendasari Kusumaningrum, Suparman Suparman

Abstract


Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki peserta didik pada revolusi industri 4.0 dan abad 21. Peserta didik yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah akan mengalami kesulitan dalam penyelesaian soal UN bertipe HOTS model PISA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar yang sesuai dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VII SMPN 1 Banguntapan Bantul. Obyek penelitian adalah berpikir kritis, pendekatan pembelajaran, dan bahan ajar. Instrumen pengumpulan data berupa pedoman observasi, soal tes, angket, serta pedoman wawancara. Sedangkan analisis data menggunakan Miles-Hiberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian memberikan beberapa hasil. Keterampilan berpikir kritis peserta didik yang masih rendah. Pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada peserta didik adalah RME. Aritmetika sosial merupakan salah satu materi yang sulit bagi peserta didik. Karakteristik peserta didik belum terintegrasi pada bahan ajar yang digunakan. Guru memerlukan E-LKPD yang sesuai dengan pendekatan RME yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada suatu materi tertentu. Penelitian ini dapat dikembangkan pada pengembangan E-LKPD berpendekatan RME untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis.

Keywords: Berpikir Kritis, E-LKPD, RME

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN. 2459-962X

Sendika
Department of Mathematics Education Universitas Muhammadiyah Purworejo


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.