PENDAYAGUNAAN ALAT PERAGA DALAM MENUNJANG MINAT BELAJAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI SUMOWONO

Rico Narendra Sakti Putra

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. pendayagunaan alat peraga dalam menunjang minat belajar siswa, 2. hambatan dan solusi pada pendayagunaan alat peraga dalam menunjang minat belajar siswa kelas V di SD Negeri Sumowono. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, karena data yang dibutuhkan dan hasil data adalah berupa deskripsi tentang pendayagunaan alat peraga dalam menunjang minat belajar siswa kelas V di SD Negeri Sumowono yang mengungkapkan keadaan sebenarnya sesuai dengan data yang didapat di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pendayagunaan alat peraga dalam menunjang minat belajar sudah cukup efektif, ditunjukkan dengan siswa yang memiliki kesiapan belajar, kesempatan belajar di sekolah dimanfaatkan dengan baik, mampu memerhatikan pembelajaran secara terus menerus, menyukai pembelajaran, dan aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Jenis-jenis alat peraga yang digunakan berupa alat peraga langsung dan alat peraga tak langsung . Memilih alat peraga dalam pembelajaran disesuaikan dengan tujuan/materi dan keadaan siswa. Pentingnya alat peraga dalam pembelajaran adalah siswa lebih tertarik dan berminat dalam belajar, lebih mudah memahami dan mengingat pelajaran. Manfaat alat peraga yaitu untuk membantu memusatkan perhatian siswa, menumbuhkan semangat dan antusias belajar, memudahkan pemahaman dan penguasaan materi kepada siswa dalam proses pembelajaran serta tidak mudah dilupakan. 2. Hambatan dan solusi pada pendayagunaan alat peraga dalam menunjang minat belajar siswa, hambatan meliputi: mengkondisikan perhatian siswa terhadap pembelajaran dengan alat peraga, metode pembelajaran guru yang cenderung kurang bervariasi hingga siswa kurang antusias dalam belajar jika pengajaran guru yang monoton,. Solusi meliputi: memberikan suasana yang ramah dan menarik bagi siswa, memanfaatkan alat peraga yang sederhana namun menarik , pada pembelajaran yang disesuaikan dengan tujuan/materi dan kesiapan siswanya, menerapkan metode pembelajaran yang variatif, dan dapat mengikuti pelatihan-pelatihan atau workshop untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.