KETERKAITAN PEMBELAJARAN LITERASI SAINS DENGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA SD

Fatma Ayu Prahastiwi

Abstract


Literasi sains merupakan kemampuan untuk memahami sains, mengkomunikasikan sains, serta menerapkan kemampuan sains untuk memecahkan masalah. Literasi sains merupakan salah satu cara pembelajaran yang bertujuan agar siswa mampu berpikir logis, kritis, kreatif, berargumentasi secara benar, dan berkomunikasi serta berkolaborasi. Faktor yang memengaruhi kemampuan literasi sains salah satunya kemampuan berpikir kritis. Berpikir kritis merupakan sebuah proses yang terarah dan jelas yang digunakan dalam kegiatan mental seperti memecahkan masalah, mengambil keputusan, membujuk, menganalisis asumsi, dan melakukan penelitian ilmiah. Berpikir kritis dalam kegiatan pembelajaran dilakukan oleh siswa yang mampu menjawab pertanyaan bagaimana dan mengapa dengan menggunakan prinsip-prinsip serta konsep-konsep. Tujuannya untuk mengetahui keterkaitan antara literasi sains dengan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA. Pembelajaran IPA mengarahkan siswa mempunyai kesadaran literasi sains, sehingga siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Kata Kunci: berpikir kritis, literasi sains, dan pembelajaran IPA

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.