MODEL PERMAINAN ULAR TANGGA “S.M.S “(SAYA MEMANG SHOLIH) SEBAGAI PENGEMBANGAN INTERVENSI KOGNITIF-PERILAKU PADA ANAK DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU MENENTANG

Muh Ibnu Sina, Itsna Iftayani

Abstract


Konsep permainan ular tangga SMS (Saya Memang Sholih) merupakan salah satu bagian dari pengembangan intervensi kognitif perilaku pada penanganan anak usia 6 – 7 tahun dengan kecenderungan perilaku menentang. Permainan ini dikembangkan dengan tujuan mengurangi perilaku menentang anak, meningkatkan kepatuhan pada aturan orang dewasa (orangtua dan guru sekolah), dan pemahaman anak terhadap label positif “sholih”. Permainan ular tangga ini dikembangkan untuk menstimulasi pemahaman anak terhadap perilaku yang benar dan salah sekaligus akibatnya. Di sisi lain, permainan ini juga berisi tentang macam emosi dasar dan akibat dari emosi tersebut. Jika perilaku benar, maka akan menaiki “tangga”, begitu sebaliknya, jika perilaku salah maka akan menuruni “ular”. Sama halnya dengan macam emosi dasar, baik emosi positif maupun emosi negatif. Tata cara permainannya sama seperti permainan ular tangga pada umumnya. Hanya saja pada finishnya, anak akan mendapatkan sebutan "Saya Memang Sholih”. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan evaluasi Buku Perilaku Sholih (BPS). Metode analisis data menggunakan analisis kualitatif. Proses intervensi berlangsung selama 6 kali pertemuan dan setiap pertemuan berlangsung selama 30 – 45 menit. Hasil dari intervensi ini terbukti dapat meningkatkan kepatuhan anak terhadap aturan di sekolah maupun di rumahnya. Dia dapat menahan marahnya, mau mengikuti aturan cuci tangan di sekolah, mau berbagi mainan dengan adik dan teman – temannya, menginisiasi untuk berjabat tangan dan menyapa orang lain, serta memahami perilaku dan emosi positif dan negatif sekaligus dampaknya.

Kata kunci: Ular tangga, Intervensi Kognitif Perilaku, Perilaku Menentang


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.